Bulletin IQRO

Bulletin IQRO sebagai media ekstrakurikuler Jurnalistik MTs Negeri Majenang. Diterbitkan oleh Eskur Jurnalistik dengan memuat berbagai karya siswa dan guru.

ASYIK MEMBACA

Para siswa asyik membaca Bulletin IQRO. Melalui membaca buletin diharapkan akan tumbuh kebiasaan membaca dan menulis siswa untuk menyalurkan potensi, bakat dan kemampuan siswa di bidang penulisan

PENGURUS MADING SISWA

Para siswa yang aktif sebagai pengurus Majalah Dinding (Mading) dan sekaligus sebagai peserta Eskur Jurnalistik MTs Negeri Majenang

MADING SISWA

Majalah Dinding (Mading) sebagai sarana aktualisasi dalam pengembangan karya tulis. Mading terbit setiap bulan sekali dengan karya yang meiputi cerpen, puisi, pantun, cerita pengalaman, iptek dan lainnya.

Menumbuhkan aktivitas membaca

Membaca dijadikan sebagai kebutuhan. Mading sebagai sarana untuk mengembangkan dan menumbuhkan minat baca. Siswa diharapkan memiliki wawasan yang luas

Showing posts with label Pengalaman. Show all posts
Showing posts with label Pengalaman. Show all posts

Tuesday, April 24, 2012

Pengalaman LT-2 Pramuka


Oleh Tohari Yayan 
Siswa Kelas 7 C MTs Negeri Majenang

Tohari Yayan
Pada hari Selasa, 25 Oktober 2011, aku mengikuti lomba LT-II di lapangan Wijayakusuma, Cigaru, Majenang. Lomba dibagi menjadi 2 (dua) regu yaitu regu putra(regu kuda) dan regu putri (regu mawar). Tim putra MTs N Majenang terdiri dari aku, Ashari, Firdaus, Sepfian, ZaenurRohman, Bijen, Saefulloh, Hafizin, Panca, Saefurrohman, dan Budhowi. Sedangkan regu putri terdiri dari Misye, Wafiah, Ulfah, Gita, Sri, Ummu, Lala, Anifah, Yusri, Fikadan Nahnu.

Sehari sebelumnya, aku dan teman-teman yang lain mengumpulkan barang barang keperluan lomba di dekat pintu gerbang MTs N Majenang. Setelah semuanya terkumpul, aku dan teman-teman yang lain minta izin dando’anya kepada guru kelas yang sedang mengajar. Beberapa saat kemudian mobil yang akan mengantar kami ke lapangan Wijayakusuma datang. Kami memasukan barang-barang ke dalam mobil. Setelah semua dimasukan, kami mendapat bimbingan dan arahan dari Kepala MTs Negeri Majenang, H. Moch. Makhrus S.Pd, lalu kami berdo’a bersama dan berangkat.

Setiba di lokasi kami langsung mendirikan tenda. Kami membagi tugas agar cepat selesai. Setelah tenda berdiri kami berteduh dan bersenda gurau bersama di dalam tenda. 

Sekitar pukul 13.30 aku, Daus dan Pak Darul sholat berjama’ah di rumah penduduk. Sekitar pukul 14.30 upacara pelaksanaan pembukaan pun dilaksanakan tetapi upacara tidak berlangsung sesuai dengan rencana karena turun hujan lebat dan pos sekretariat pun roboh. 

Setelah upacara selesai, teman-teman yang lain langsung mengikuti lomba yang di laksanakan pada saat itu juga.  Aku, Zaenurrohman dan Bijen kembali ke tenda untuk membetulkan tenda agar tidak kehujanan.

Pada pukul  16.30 aku dipanggil Bu Okah untuk datang ke SMP Negeri 2 Majenang guna mengumpulkan bumbung kemanusian. Setelah itu kami bermain sepak bola di SMP 2 Negeri Majenang sebentar, lalu kami langsung kembali ke tenda untuk mandi dan sholat ashar.

Malamnya sekitar pukul 19.30 kami mengikuti lomba murotal dan do’a serta  himne pramuka. Setelah seesai  kami kembali ke tenda, makan ringan dan saling bersendagurau. Lalu kami langsung tidur.

Padapagiharinya, kami bangunsekitar jam 04.30 untuksholatberjama’ah di tengahLapanganWijayaKusuma.Setelahsholat kami mendapatceramahdari Imam sekaliguspanitialomba, kami di suruhmencatatpokok-pokokpentingdalamceramahtersebut. Setelahceramahselesai kami mengumpulkankertasrangkuman kami dankembaliketenda.Sekitar jam 06.30 kami se4nam pagi. Setelahsenampagi kami kembaliketenda, Lalumakan (Sarapan).Tidak lama kemudian, teman-teman yang lain bersiap-siapuntukmelakukan APEL pagi.Sebelum APEL pagi, kami harusmenampilkanpentassenidahulu kami menampilkantarian YAMKO RAMBE YAMKO.SementaraAkudanDausmenunggu di tendadanmerapikantenda, bersih-bersih agar mendapatnilaiKATIGA yang baik.

Sambilmenungguteman-teman yang lain kembali, AkudanDausbermainketendatemanku yang sekolah di SMP MA’ARIF yang kebetulantendanyatepat di sebelahkiritenda kami, AkudanDausbersendaguraubersamadengantemanku yang bernamaFebridanIkhwa. Merekaanak yang baik, merekasukamembantu orang.WaktuAkudantema-teman yang lainmembuattenda, merekajugamembantudan yang lainya. Sekitar jam 12.30 teman-teman yang lainpulang. Tidak lama kemudianAkudanteman-teman yang lainsholatdhuhur. Lalu kami maknsiang.Setelahmakansiang kami, kami berteduh di bawahpepohonan yang rindang di belakangtenda kami yang jaraknyakira-kira 15M sambilmenyiapkanpentasseni yang akan di tampilakanpadamalamapiunggun. SementaraAshari, HafizindanSaefullohmenghafalkanmaterilomba LCTP karenamasuk final. Sekitar jam 14.00, Ashari, HafizindanSaefullohmengikutilomba LCTP di tengahLapanganWijayaKusuma. Ku dan yang lainyamelihatperjuangandankerjakerasmerekatapilombasedikittertundadanpindahke SMP 2 NEGERI Majenangkarenaterjadihujan yang sangatlebat.Aku Pak Fani, Pak Darul, Saefurohman, RizkydanBudhowiikutke SMP 2 NEGERI Majenang. Waktumasihsatu SD-ku yang bernama Aziz, Diasekolah di SMP NEGERI 1 Majenang.Waktumasihsatu SD, Akudan Aziz seringikutkegiatanlombaPestaSiagadanPramuka (LT).LaluAkudan yang lainyamasukkedalamuntyukmemberisemangat.Kami masukdan kami yakinpastimenangtapilamakelamaan kami merasadeg-degankarenahanyaterpautsedikitdengan SMP NEGERI 3 Majenang.Tapiakhirnya kami senang, karenadapatmemenangkanlomba LCTP danmenjadijuarasatu.Setelahselesailomba, kami langsungsholatashar di mushola SMP NEGERI 2 Majenang.Selesaisholat kami langsungkembaliketenda. Di jalan kami bertemudengan Bu Okah, kata Bu Okahtendanyakebanjiran, PosSekretariatroboh, dan SMP-SMP yang lainsudahpadangungsi. Tapi kami tidakmengingsi.Sampai di tenda kami langsungmandi, lalubersendagurau, sampaiwaktusholatmagrib, Aku, Rixjy, BudhowidanSaefullohnumpangsholat di rumahpenduduk.Selesaisholat, Akudanlainyakembaliketendadanmenyuruhanak yang belumsholatuntuksholat.Sayangnyamalamnyatidakjadimenyalakanapiunggun, karenalapangandankayubakarnyabasah, apalagitidakadapesertakarenasudahpadamengungsi. Tapi kami tetapsenangdanbersendaguraubersama.Lalu kami sholatis’ya, Setelahsholatis’ya, akulangsungtidur.Tapiteman-teman yang lain belumtidurkarenateman-teman yang lain bersama Pak Fanidan 

Pak Darulmenyalakanapiunggun di belakangtenda
Padapagiharinya, kami bangun jam 04.30, kami langsungsholatsubuhdanmandi. Setelahmandi, kami dudukdanbersendaguraudideklatapiunggun yang masihsedikitmenyaladanmakan-makananringandan roti. Sekitar jam 06.30 kami sarapandanbersiap-siapuntukupacarapenutupan.

Thursday, February 23, 2012

Pengalamanku di Pondok Pesantren

Namaku Della Nur Hidayah. Aku akan menceritakan pengalamanku selama tinggal di pondok. Kebetulan aku sekolah di MTs N Majenang sekaligus tinggal di pondok pesantren untuk menimba ilmu.

Waktu pertama kali ke pondok aku merasa bakalan ditinggal orang tua dan bakalan tidak ketemu lagi sama orang tuaku. Namun, setelah kurenungkan maka aku berusaha untuk menuruti apa kata orang tuaku agar aku tinggal di pondok. Saat ditinggal orang tua, aku sempat menangis selama tiga hari berturut-turut. Sedih rasanya berpisah sama orang tua karena aku tidak bisa melihat dan bertemu orang tua sementara waktu selama aku tinggal di pondok. Aku nelpon juga masih dilarang karena khawatir aku ingin pulang lagi kata orang tuaku. 
Lama-kelamaan aku berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan pondok kemudian mulai mengikuti kegiatan pengajian di pondok. Aku mulai ngaji Al Qur'an, setelah khatam dilanjutkan menghafal juz amma, tuhfatul atfal, aqidatul awam dan terus belajar yang lainnya. 
Alhamdulillah semua pelajaran bisa kuikuti dengan baik dan sekarang mencoba untuk menghafal Al-Qur'an. Aku harus bisa menghafal Al Qur'an agar menjadi ustadzah yang sekaligus hafidzoh (hafal Al Qur'an). Aku ingin orang tuaku bangga. Maka tak ada pilihan kecuali harus sukses belajar di MTs dan sekaligus di pondok pesantren agar cita-citaku berhasil kuraih. 
Kegiatanku di pondok tidak ringan. Aku harus bangun setiap hari pukul 02.30 dini hari untuk sholat qiyamullail dilanjutkan wirid, persiapan sholat subuh, ngaji dan persiapan berangkat sekolah. Begitu pula ketika pulang sekolah aku harus ngaji bersama teman-teman sampai tengah malam. Kadang terasa berat, namun aku sudah bertekad untuk mengikuti segala aturan yang telah ditentukan oleh pondok pesantren Manalus Salamah di mana saat ini aku belajar dan menimba ilmu. 
Sekian dulu cerita tentang kegiatanku di pondok dan mohon maaf bila tulisanku masih belum baik karena masih dalam tahap belajar. Kapan-kapan disambung lagi. Jangan lupa do'akan aku biar istiqomah dan sukses meraih apa yang kucita-citakan.
Wassalam